Tuesday, July 19, 2011

FUNGSI COUNTIF




Fungsi COUNTIF adalah fungsi yang digunakan untuk menghitung jumlah cell yang berisi data dengan kriteria tertentu dalam suatu range.

Bentuk fungsi:
=COUNTIF(range;kriteria)

Keterangan:
  1. Range adalah 1 atau lebih cell yang akan dihitung data numerik, nama range, array, atau rumus yang berisi data. Namun untuk cell kosong akan diabaikan.
  2. Kriteria adalah argumen yang berisi kriteria yang akan diuji, berisi rumus, alamat cell, atau teks yang mewakiliki kriteria.

Contoh
Perhatikan gambar

Misalkan kita ingin menghitung berapa jumlah mahasiswa yang lulus dan tidak lulus berdasarkan data hasil belajar dalam bentuk nilai (Angka, gambar: kolom C), untuk menghitung jumlah tersebut dapat menggunakan fungsi COUNTIF, dengan cara, sebagai berikut:
  1. Misalkan dengan data Hasil belajar (Nilai) dikategorikan
    • Lulus: 70-100 atau dalam excel dituliskan >=70
    • Tidak Lulus: 00 - 69,99 atau dalam excel dituliskan >70
  2. Perhatikan gambar hasil (di bawah ini), tuliskan rumus:
    • Pada cell C13, masukkan rumus untuk menghitung jumlah mahasiswa yang lulus dengan kategori nilai >=70 =COUNTIF(C3:C12;">=70"), enter!
    • Pada cell C14, masukkan rumus untuk menghitung jumlah mahasiswa yang tidak lulus dengan kategori nilai <70 =COUNTIF(C3:C12;"<70"), enter!
  3. Diperoleh hasil masing-masing (lulus dan tidak lulus) berjumlah 5
  4. Selesai

Contoh selanjutnya adalah menghitung jumlah mahasiswa berdasarkan perolehan nilai dalam huruf A, B, C, D dan E. Dengan cara yang sama:
  1. Tempatkan hasil perhitungan pada kolom D, mulai di baris 15
  2. Rumus yang digunakan untuk masing-masing kategori, yaitu
    • Nilai Huruf A, pada cell D15:=COUNTIF(D3:D12;"A")
    • Nilai Huruf B, pada cell D16:=COUNTIF(D3:D12;"B")
    • Nilai Huruf C, pada cell D17:=COUNTIF(D3:D12;"C")
    • Nilai Huruf D, pada cell D18:=COUNTIF(D3:D12;"D")
    • Nilai Huruf E, pada cell D19:=COUNTIF(D3:D12;"E")
  3. Hasilnya,masing-masing A=1,B=2C=2D=3, dan E=2 atau seperti yang ditunjukkan gambar
  4. Selesai
Baca Kelanjutannya...... - FUNGSI COUNTIF Bagikan

NILAI AKHIR EXCEL

Bagi seorang guru, dosen mengolah nilai peserta didiknya bukanlah persoalan yang mudah, tapi juga bukan persoalan yang sulit jika persoalan tersebut dikaitkan dengan pemanfaatan teknologi seperti komputer dalam mengolah nilai tersebut. Termasuk mahasiswa yang sementara ini belajar tentang komputer khususnya penggunaannya dalam menganalisis data.

Mungkin yang menjadi persoalan adalah bagaimana seorang pengajar mampu menggunakan aplikasi yang ada dalam komputer tersebut. Ada banyak aplikasi yang dapat digunakan, salah satunya adalah aplikasi Microsoft Office Excel 2007. Microsoft Excel 2007 sebagai lembar kerja yang banyak digunakan untuk mengolah data, grafik memiliki kemampuan yang lebih, terutama bekerja dengan cepat dan hasil yang sesuai.

Misalkan kita ingin menghitung nilai akhir siswa dan kategori ketuntasan dengan data-data hasil belajar Tugas, Ulangan Harian, UTS, dan UAS (dalam skala 0-100). Untuk menghitungnya ikuti langkah-langkah beriku:

  1. Masukkan Data Siswa (Nim dan Nama)
  2. Masukkan tugas siswa (contoh: 3 nilai tugas siswa), kemudian hitung nilai rata-ratanya dengan menggunakan fungsi average
  3. Masukkan Nilai ujian harian (contoh: 3 nilai ujian harian), kemudian hitung nilai rata-ratanya dengan menggunakan fungsi average
  4. Masukkan nilai ujian tengah semester
  5. Masukkan nilai ujian akhir semester
Perhatikan gambar di bawah ini!


Langkah selanjutnya adalah (sebelum menghitung nilai akhir) adalah menentukan bobot hasil belajar siswa yang didapat dari Tugas, Ulangan Harian, UTS, dan UAS. Penentuan bobot dilakukan untuk menghargai hasil belajar siswa dan tingkat kesesuaian hasil belajar itu sendiri. Misalnya, bobot UAS (materi pelajaran lebih luas) akan lebih tinggi dibanding ulangan harian dan tugas yang materinya lebih sempit. Contoh penyelesaian penentuan hasil belajar di atas dengan bobot Tugas = 1, Ulangan Harian = 1,5, UTS = 2,5 dan UAS = 3, sehingga faktor pembaginya adalah jumlah bobot secara keseluuruhan (bobot = 8). Selain itu, bobot juga dapat menggunakan presentase.

Perhitungan nilai akhir, dapat ditempatkan pada kolom-baris samping data hasil belajar UAS (cell N8, sesuai gambar), dengan langkah-langkah berikut:
  1. Mengetahui analogi persamaannya (bukan dalam bentuk rumus excel) yang sesuai dengan faktor pembobotan, yaitu:
  2. ((1*Nilai Tugas + 1,5*Nilai Ujian Harian + 2,5*Nilai UTS + 3*Nilai UAS)/8))
  3. Menuliskan persamaan dalam excel,yaitu:

    =((1*G8)+(1,5*K8)+(2,5*L8)+(3*M8))/(8)

    Keterangan: Cell G8 adalah rata-rata nilai tugas, Cell K8 adalah rata-rata nilai ulangan harian, Cell L8 adalah rata-rata nilai UTS, dan Cell M8 adalah rata-rata nilai UAS
  4. Jika tidak ada masalah, maka hasil analisis excel akan benar. Oleh karena itu, langkah berikutnya adalah mengcopy jawaban untuk hasil belajar siswa pertama untuk siswa selanjutyna dengan cara mendrag cell jawaban siswa pertama sampai siswa terakhir
Baca Kelanjutannya...... - NILAI AKHIR EXCEL Bagikan

MENGELOMPOKKAN RUMUS




Dalam dunia pendidikan, khususnya bagi mahasiswa atau guru mengelolah data yang dalam jumlah banyak tentunya akan menjadi repot jika dikerja secara manual dengan menggunakan alat hitung seperti kalkulator dan lebih lagi jika hanya menggunakan alat tulis dan bantuan otak untuk menghitung. Dengan menggunakan alat bantu komputer, misalnya dengan menggunakan aplikasi excel maka pekerjaan tersebut akan lebih mudah dan cepat, yang diperlukan hanyalah menempatkan persaamaan atau rumus yang benar pada cell yang dipersiapkan untuk posisi jawaban. 


Persamaan yang benar dan pengelompokan operator pembanding yang sesuai tentunya akan memberikan hasil yang benar, untuk itu seseorang yang ingin menggunakan aplikasi excel harus tahu benar pengelompokan rumus tersebut. Tentunya tidak menjadi masalah jika hanya menggunakan operator pembanding terdiri dari 1 (satu) operator. Misalnya: 3*4*2 maka solusinya cukup dengan mengetikkan di cell yang diawali (=) dan dilanjutkan dengan angka-angka serta operator pembanding yang digunakan, sehingga diperoleh =3*4*2 dan diperoleh hasil pada cell tersebut 24.

Bagaimana dengan menggunakan operator pembanding lebih dari satu? yang perlu dilakukan adalah kita harus mampu mengelompokkan data-data tersebut yang dipisahkan dengan simbol (). Misalnya:
Penyelesaian contoh rumus (gambar) di atas dapat diatas dengan menyelesaikan secara bertahap pada penggunaan operator pembanding, yaitu:
  1. Menyelesaikan rumus (penyebut): m2-m1 dalam penulisannya diexcel harus diberi tanda () menjadi  (m2-m1)
  2. Selanjutnya penyebut g dapat langsung dikalikan (menggunakan operator pembanding *) dengan rumus (m2-m1), sehingga menjadi (m2-m1)*g
  3. Selanjutnya kelompok pembagi menjadi (m1+m2)
  4. Supaya kelompok penyebut secara keseluruhan habis terbagi dengan kelompok pembagi, maka rumus (m2-m1)*g diberi tanda (), sehingga menjadi ((m2-m1)*g) kemudian dengan menggunakan operator pembagi (/) diperoleh hasil menjadi ((m2-m1)*g)/(m1+m2)
  5. Jangan lupa untuk mendapatkan hasil perhitungan yang benar pada cell diawali dengan mengetikkan simbol (=), sehingga semuanya menjadi =((m2-m1)*g)/(m1+m2)
Pengelompokan rumus yang benar akan dieksekusi oleh excel dengan hasil yang sesuai, jika pengelompokan tidak sesuai maka otomatis excel akan menghitung seadanya (sesuai yang telah ditetapkan oleh pemrograman excel sendiri), misalnya pada cell =4+3-2/2 (penyebut 4+3-2 dan pembagi 2), hasilnya adalah 6 seharusnya hasil yang benar adalah 2,5.
Baca Kelanjutannya...... - MENGELOMPOKKAN RUMUS Bagikan

OALAH DATA STANDART EXCEL

Rumus atau dalam Excel disebut sebagai Fungsi merupakan bagian terpenting dari penggunaan program aplikasi Microsoft Excel, karena setiap tabel atau dokumen yang diketikkan dalam excel selalu berhubungan dengan rumus atau fungsi tersebut. 

Dalam penulisan fungsi , terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Setiap rumus harus diawali dengan tanda sama dengan (=)
  2. Antara sel data dengan syarat yang ditentukan harus menggunakan operator pembanding. Dalam fungsi Microsoft Excel, beberapa operator pembanding yang digunakan:
  3. 3. Perhatikan pengaturan sistem opearsi Windows, pengaturan ini terkait dengan tanda baca yang tentunya akan menentukan benar atau salahnya sebuah rumus yang digunakan. Bila setting pengaturan bahasa pada Control Panel menggunakan English (Indonesian) maka menggunakan tanda titik koma (;), dan jika menggunakan English (United States) maka menggunakan tanda koma (,).

Menuliskan data pada cell dengan cara manual
Contoh:
Jika Anda punya data di cell A1 = 5 dan di cell B1 = 6, kemudian Anda akan menjumlahkan 2 data tersebut di cell C1, maka dengan cara memilih cell C1 lalu mengetik =A1+B1 tekan Enter, maka diperoleh hasil di cellC1 =11.

Menuliskan data pada cell dengan mouse
Contoh:
Dengan menggunakan contoh di atas, jika Anda ingin mengalikan antara cell A1 = 5 dan cell B1 = 7, maka aktifkan cell C1 untuk menenpatkan hasil perkalian, lalu ketik “=” kemudian dengan mouse klik cell A1 lalu ketik “*” (dengan cara tekan shift+8) dan klik lagi cell B1, kemudian akhiri dengan menekan Enter, diperoleh hasil di cell C1 = 35.
Baca Kelanjutannya...... - OALAH DATA STANDART EXCEL Bagikan

Memulai Microsoft Excel 2007

Memulai Microsoft Excel 2007
Klik Start - All Program - Microsoft Office - Microsoft Office Excel 2007 (perhatikan gambar) atau dengan cara mengklik (double) icon Microsoft Excel 2007 yang ada di desktop. Selain itu, cara lain yang bisa dilakukan adalah membuka file di folder Anda yang bertype excel, atau bisa juga dengan membuka filenya pada My Recent Documents. 


Beberapa detik kemudian (asalkan komputer yang Anda gunakan tidak seperti siput) maka halaman utama atau biasa disebut halaman kerja akan terbuka. 

Mengaktifkan Cell 
Cell adalah perpotongan antara kolom dengan baris, pada gambar di bawah menunjukkan cell B3 yang aktif, perhatikan gambar berikut ini.


Merger Cell (Menggabungkan sel)
Merger cell adalah menggabungkan beberapa cell yang bertujuan untuk memuat teks yang terlalu panjang. Cara merger cell:
  1. Ketikkan teks pada halaman kerja excel
  2. Aktifkan cell yang terisi teks kemudian tambahkan cell baru yang mau dimerger dengan cara blok cell tambahan tersebut
  3. Pilih Home
  4. Klik Merge & Center (gabung dan teks posisi tengah), perhatikan gambar di bawah ini

Menyisipkan Kolom dan Baris Baru
  1. Pastikan posisi kolom dan baris yang Anda mau tambahkan
  2. Aktifkan cell sebelum atau sesudah kolom atau baris tambahan
  3. Klik kanan lalu pilih Insert
  4. Muncul kotak dialog Insert, silahkan pilih sesuai tujuan Anda
  5. Akhiri dengan klik Ok
Baca Kelanjutannya...... - Memulai Microsoft Excel 2007 Bagikan

Followers

MS OFFICE

renungan

TUTORIAL BLOG

YOEN`S

Total Pageviews

Blog Archive

 

Copyright © 2009 by belajardotcom

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger